This is default featured slide 1 title

Go to Blogger edit html and find these sentences.Now replace these sentences with your own descriptions.

This is default featured slide 2 title

Go to Blogger edit html and find these sentences.Now replace these sentences with your own descriptions.

This is default featured slide 3 title

Go to Blogger edit html and find these sentences.Now replace these sentences with your own descriptions.

This is default featured slide 4 title

Go to Blogger edit html and find these sentences.Now replace these sentences with your own descriptions.

This is default featured slide 5 title

Go to Blogger edit html and find these sentences.Now replace these sentences with your own descriptions.

Tampilkan postingan dengan label suku. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label suku. Tampilkan semua postingan

Rabu, 19 September 2012

Sejarah Suku Jawa

Suku Bangsa Jawa 

https://blogger.googleusercontent.com/img/b/R29vZ2xl/AVvXsEj75VQYk0muZKNN1DYAvVM3H8nYLR2m123GKdKRIXz6e4-1WMoCBQFLwCP9kX6UgAMqxZh0Iofp2v20AXIXEMEneCQMrpTp0mo6j9Q_cAhS9mAxn3v6rHtiCFGO-eTnyuaCA9LToWTlF9M/s1600/Semar%20Jowo.jpgSuku Jawa adalah salah satu suku di Indonesia yang paling banyak jumlahnya, menempati seluruh daerah Tawa Tengah, Jawa Timur dan sebagian Jawa Barat mereka menggunakan bahasa jawa secara keseluruhan, hanya saja terdapat perbedaan dialek (logat) di daerah-daerah tertentu. Suku bangsa Jawa termasuk suku bangsa yang telah mengalami pergeseran nilai kebudayaannya, karena sejak zaman dahulu hingga saat ini telah banyak mendapat pengaruh dari berbagai kebudayaan, seperti : kebudayaan Hindu, Budha, Islam dan Eropa (kebudayaan barat). Berikutnya mari kita lihat lebih dalam tentang Suku Jawa.


Sistem Kekerabatan di Suku Jawa
Dalam sistem kekerabatan Suku Jawa keturunan dari Ibu dan Ayah dianggap sama haknya, dan warisan anak perempuan sama dengan warisan laki-laki, tetapi berbeda dengan banyak suku bangsa yang lain, yang ada Indonesia. Misalnya, dengan suku-suku Batak di Sumatra Utara, masyarakat Jawa tidak mengenal sistem marga. Susunan kekerabatan Suku Jawa berdasarkan pada keturunan kepada kedua belah pihak yang di sebut Bilateral atau Parental yang menunjukan sistem penggolongan menurut angkatan-angkatan. Walaupun hubungan kekerabatan di luar keluarga inti tidak begitu ketat aturannya, namun bagi orang Jawa hubungan dengan keluarga jauh adalah tetap penting.

Masyarakat Jawa dalam hal perkawinan melalui beberapa tahapan. Biasanya seluruh rangkaian acara perkawinan berlangsung selama kurang lebih dua bulan, mencangkup :

Diberdayakan oleh Blogger.